Tampilkan postingan dengan label SEX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEX. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Mei 2012

Sunat dan Kenikmatan Seksual

KOMPAS.com - Keputusan untuk melakukan sunat mungkin masih menjadi pertimbangan bagi sebagian orang. Di negara-negara yang penduduknya mayoritas nonmuslim, keputusan untuk menyunat anak lelaki tidaklah mudah.  Para orang tua yang tidak mempunyai keyakinan kuat berdasarkan budaya atau agama, mereka mungkin akan berpaling pada hasil penelitian dan riset yang melaporkan manfaat serta dampak prosedur sunat bagi kesehatan.

Sebagian orangtua yang peduli akan masalah kesehatan seksual biasanya akan berpikir, apakah dengan menyunat atau tidak sunat dapat berdampak negatif pada kehidupan seksual anak lelaki mereka ketika dewasa nanti. Ini juga yang menjadi pertanyaan menarik bagi pria dewasa yang telah disunat saat kanak-kanak, atau yang saat ini masih mempertimbangkan untuk disunat.

Yang jelas, pertanyaan apakah sunat akan memengaruhi kenikmatan seksual memang sulit untuk dijawab.  Di satu sisi, tidak mudah mencari kelompok untuk diperbandingkan. Dan kalau pun dapat dibandingkan, sulit untuk memisahkan mana di antara kelompok tersebut yang memilih prosedut sunat sebagai salah satu alasan untuk mendapatkan kepuasan atau kenikmatan seksual.
Di sisi lain, sulit pula untuk menjawab pertanyaan tanpa definisi yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan kenikmatan seksual. Jika kenikmatan seksual diartikan sebagai sensitivitas fisik, maka kita dapat mencari informasi dari riset atau penelitian yang mengkaji apakah sunat berpengaruh pada sensitivitas seksual dan sensitivitas fisik?  Tetapi berbagai riset hanya memberikan kita sebagian gambaran saja. Karena faktanya, sensitivitas fisik tidaklah sama dengan merasakan kepuasan atau kenikmatan seksual.

Sensitivitas fisik berkaitan dengan bagaimana tubuh (dengan gejala yang tampak dan dapat diamati) dalam merespon stimulasi eksternal.  Sedangkan kepuasan dan kenikmatan seksual berhubungan dengan cara tubuh secara subyektif dalam merasakan stimulasi. Kenikmatan seksual umumnya meliputi fisik, psikologis, emosional, dan kadang-kadang melibatkan pengalaman spiritual.
Banyak riset telah memberi wawasan,  tetapi pertanyaan tentang sunat dan kepuasan seksual belum sepenuhnya terjawab. Beberapa studi di bawah ini dapat menjadi gambaran untuk menilai seberapa besar pengaruh sunat terhadap kepuasan seksual pada pria yang disunat dan tidak disunat :

* Sebuah penelitian yang melibatkan ribuan pria di Uganda menunjukkan, mereka yang disunat ketika dewasa mengaku bahwa sunat tidak mempengaruhi kepuasan seksual atau menyebabkkan sakit selama atau setelah melakukan hubungan seksual.
  
* Sebuah sampel nasional probabilitas di Amerika Serikat yang menguji efek sunat dan seks menemukan, pria yang disunat mempunyai risiko lebih rendah untuk mengalami disfungsi seksual ketimbang mereka yang tidak disunat.

* Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh sebuah organisasi anti-sunat, (metode untuk perekrutan relawan tidak dijelaskan) mengindikasikan, sebanyak 61 persen pria yang disunat saat bayi dilaporkan mengalami penurunan sensasi seks seiring bertambahnya usia mereka.

* Survei yang dilakukan sebuah organisasi antisunat melibatkan 139 perempuan menemukan, kelompok wanita yang menyukai pria sunat mengaku bahwa pasangan yang belum disunat lebih cenderung mengalami ejakulasi dini. Tetapi ketika semua pendapat perempuan diperhitungkan, data menunjukkan bahwa laki-laki yang disunat lebih cenderung ejakulasi dini.
  
* Dalam studi lain, peneliti meminta tanggapan relawan wanita mengenai pasangan pria mereka. Temuan menunjukkan 71 persen wanita lebih menyukai pasangan yang disunat ketimbang pria yang tidak disunat ketika harus terlibat dalam kegiatan seksual.

* Sebuah riset di Denmark menunjukkan, perempuan dengan pasangan yang telah disunat mengaku seringkali merasa tak puas secara seksual. Sementara dalam riset lainnya di Meksiko, sunat tampaknya tidak memberikan pengaruh dalam hal kepuasan seksual bagi pasangan.
  
* Dua artikel penelitian yang dipublikasikan pada edisi yang sama dalam The Journal of Urology mengukur tingkat kepuasan pria dewasa sebelum dan setelah sunat. Satu studi tidak menemukan penurunan tingkat kepuasan seksual ketika mereka disunat. Namun penelitian lain melaporkan penurunan yang signifikan dalam kepuasan ketika ereksi setelah disunat.

Jadi, apakah sunat akan membuat seks Anda lebih baik, lebih buruk, atau sama saja? Semua tentu tergantung dari Anda dan pasangan. Tetapi yang pasti, ada banyak faktor lain yang menentukan kepuasan seksual. Tingkat kepuasan seksual tidak sepenuhnya ditentukan oleh apakah pria telah disunat atau tidak.

Tak pengaruhi fungsi seksual pria

Dalam sebuah arsip konsultasi, Guru Besar dan Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS menjelaskan pengaruh tindakan sunat terhadap hubungan seksual. Pada dasarnya, kata Wimpie, sunat tidak akan memengaruhi fungsi seksual seorang pria.

"Tidak ada hal ilmiah yang menunjukkan bahwa sunat atau tidak sunat berpengaruh terhadap fungsi seksual. Jadi, tidak sunat pun tidak berpengaruh terhadap hubungan seksual," ungkap Wimpie.

Pada tindakan sunat, kata Wimpie, yang dipotong adalah kulit penutup bagian kepala penis (preputium). Setelah dipotong, area itu kemudian akan dijahit kembali.

Dari sudut kesehatan, kata Wimpie, yang hal yang harus diperhatikan mengenai preputium, yaitu apakah preputium dapat dibuka atau ditarik ke belakang atau tidak. Kalau preputium dapat ditarik ke belakang sehingga bagian kepala penis kelihatan, keadaan ini dianggap sehat karena bagian kepala penis dan bagian dalam preputium dapat dibersihkan.
Namun sebaliknya, kalau preputium tidak dapat dibuka atau ditarik ke belakang, berarti bagian dalamnya dan bagian kepala penis tidak dapat dibersihkan. Dalam keadaan demikian, akan terjadi penumpukan bahan yang dikeluarkan oleh kelenjar, yang disebut smegma. Akibatnya, mudah terjadi infeksi. Dalam waktu lama, hal tersebut dapat menimbulkan kanker penis.

"Oleh karena itu,  dalam keadaan demikian sunat harus dilakukan," ujarnya.

Jumat, 23 Desember 2011

Mengapa Pria Menyukai Morning Sex?


Tak perlu disangkal bahwa hubungan intim yang terencana, dan dilakukan perlahan-laha dan sepenuh hati, tentu terasa begitu romantis dan menyenangkan. Namun hubungan seks yang dilakukan tanpa rencana, dalam waktu cepat (quickie sex) memang memberi sensasi tersendiri. Salah satunya hubungan seks yang dilakukan pagi hari (morning sex).

Memang, Anda mungkin merasa tidak begitu seksi saat bangun tidur, apalagi ditambah bau mulut yang menyengat, mata yang masih merah, atau pipi yang berkerut-kerut bekas lipatan bantal. Satu-satunya hal yang nyaman dilakukan saat itu adalah terus meringkuk di bawah selimut, atau bergegas ke kamar mandi mengingat Anda harus mengejar bus atau kereta.

Boleh-boleh saja Anda menolak sesi pagi hari ini, namun kondisi tubuh Anda mungkin akan berkata sebaliknya. Anda butuh melancarkan peredaran darah Anda dengan melakukan olah tubuh kecil-kecilan. Pria tahu sekali apa yang harus dilakukannya untuk melancarkan peredaran darahnya: seks pagi hari. Selain itu, ada empat alasan lain mengapa pria menyukai sesi pagi hari.

Tidak perlu foreplay. Kita tahu pria memang cenderung kurang menyukai foreplay. Dan jika foreplaybisa diminimalkan, seperti saat morning sex, boleh dibilang ini sebagian dari egoisme pria.
Tidak perlu berciuman. Apalagi jika seks dilakukan begitu Anda berdua bangun tidur (atau dibangunkan dengan "paksa" oleh sentuhannya di bagian sensitif Anda). Tahu sendiri, bau mulut atau hawa nafas di pagi hari mungkin malah akan membuatnya mati gaya.

Tidak membuat kamar berantakan. Karena dilakukan dengan kilat, entah di ranjang atau di kamar mandi, si dia tidak harus membantu Anda merapikan seprei atau bahkan mandi lagi (jika sesi ini dilakukan setelah mandi). Cukup membersihkan dan merapikan bagian intim Anda.
Ada batasan waktu. Keterbatasan waktu memang bisa menciderai sisi spontanitasnya. Namun apa mau dikata, Anda toh harus membiarkan suami segera berangkat ke kantor. Begitu pula dengan Anda, entah segera mempersiapkan diri untuk ke tempat kerja atau membangunkan anak-anak dan menyiapkan sarapan mereka.

Memaksimalkan Morning Sex

ilustrasi

Romantisme berpasangan bisa dibangun dengan berhubungan seks di pagi hari. Meski tak banyak waktu, karena harus bergegas ke kantor, namun aktivitas menyenangkan dan bermanfaat positif ini bisa dimaksimalkan.

Debby Herbenick PhD, pengarang buku berjudulBecause It Feels Good, mengatakan hubungan seks di pagi hari melepaskan hormon oksitosin, yang membuat pasangan merasa lebih saling mencintai dan lengket terus sepanjang hari. 

Perasaan positif ini membuat  tubuh lebih kuat dan penampilan lebih menarik. Bahkan, sistem kekebalan tubuh juga lebih kuat sepanjang hari. Hal ini disebabkan level IgA meningkat, yakni antibodi yang menjaga tubuh dari infeksi. Level estrogen juga meningkat, efeknya kulit lebih kencang dan tekstur rambut lebih bagus.

Ingin mendapatkan manfaat ini? Maksimalkan waktu di pagi hari dengan cara berikut:

1. Siapkan alarm yang seksi

Setting alarm dengan memutar lagu lembut sehingga tak mengagetkan pasangan. Perlahan, buka piyama Anda. Lalu coba beberapa trik. Jika pasangan tidur terlentang, letakkan tangan Anda di pahanya dengan ibu jari mengarah sekitar area genitalnya. Berikan pijatan perlahan, saran pakar akupunktur Alexis Arvidson. Gerakkan ibu jari perlahan dengan arah memutar. Pijatan di area yang minim lapisan kulit ini akan membuat peredaran darah langsung menuju ke area intinya.

2. Segarkan mulut
 
Jika Anda bangun lebih dahulu dari pasangan, perlahan menyelinaplah ke kamar mandi. Sikat gigi Anda agar lebih segar. Tak hanya untuk menyegarkan mulut, tetapi juga untuk membuat pasangan lebih bergairah saat Anda memulai aksi oral seks, kata Herbenick. 

3. Nikmati pemandangan alami

Singkirkan selimut dan rasakan kenyamanan dengan saling memandangi dengan tubuh tanpa dibalut busana. Visual ini akan membuat gairah lebih membuncah. Sebuah studi di Emory University menemukan bahwa perempuan dan lelaki sama saja, libido meningkat dengan visual polos alami sepanjang aktivitas seksual. 

4. Manfaatkan kekuatan alam

Gabrielle Lichterman, pengarang buku 28 Days, mengatakan bahwa ketika tidur, akumulasi testosteron siap digunakan untuk beberapa hari ke depan. Saat terbangun, penis pria masih mengeras alami. Manfaatkan kesempatan ini dengan gaya woman on top.

5. Sedikit liar lumrah
 
Begitu Anda terbangun, menyelinaplah ke bagian yang dinilai bisa membangkitkan libido, yakni ketiak suami. Aroma alami dari pasangan Anda memberikan sensasi tersendiri. Seorang peneliti dari University of Pennsylvania bahkan mengatakan aroma alami ketiak lelaki saat bangun tidur terbukti menjadi pembangkit libido bagi perempuan.

6. Pilih gerakan nyaman

Mungkin Anda dan pasangan agak grogi karena baru saja bangun tidur. Jadi lakukan gerakan yang membuat nyaman. Balikkan badan, biarkan suami meraba titik sensitif Anda dan membisikkan kata mesra di telinga Anda. 

7. Mandi bareng

Sebaiknya setting kamar mandi Anda untuk bisa digunakan bersama, shower atau bathtub yang bisa digunakan berdua. Air hangat membuat darah mengalir ke permukaan kulit, membuat Anda ingin saling menyentuh. Balurkan sabun ke pasangan Anda, begitupun sebaliknya. Pilih sabun peppermint, karena aromanya menyegarkan dan merangsang saraf, kata peneliti dari Wheeling Jesuit University, West Virginia.

8. Lakukan cepat
Waktu yang mepet di pagi hari, membuat hubungan seks lebih singkat. Namun justru hal ini memancing adrenalin dan seks yang spontan memberikan rasa senang, demikian pendapat Greer.

"Morning Sex" Bikin Orang Ceria Sepanjang Hari

Seks pada pagi hari melepaskan senyawa kimia yang mendongkrak kadar oestrogen, yang memperbaiki kekencangan dan tekstur kulit dan rambut Anda.

Satu kesalahan yang dilakukan pada pagi hari biasanya akan membuat mood kita buruk sepanjang hari. Sebaliknya, satu kebahagiaan yang dirasakan begitu kita bangun tidur ternyata bisa meningkatkan mood kita selanjutnya.

Tidak, tak cukup bila Anda hanya mengawali hari dengan minum kopi dan sarapan yang sehat. Para peneliti menyarankan Anda untuk melakukan sesimorning sex. Menurut mereka, pasangan yang bercinta pada pagi hari tidak hanya akan merasa lebih bersemangat sepanjang hari, tetapi juga akan meningkatkan sistem kekebalannya. Sistem kekebalan yang meningkat membuat Anda tak mudah terkena flu.

"Bercinta di pagi hari bisa melepaskan oksitosin, senyawa kimia yang memberikan rasa senang yang membuat pasangan merasa lebih dicintai dan terikat sepanjang hari," ujar Dr Debby Herbenick, peneliti yang juga penulis buku Because It Feels Good.
"Hal itu juga membuat Anda lebih kuat dan lebih cantik karena seks pada pagi hari melepaskan senyawa kimia yang mendongkrak kadar oestrogen yang memperbaiki kekencangan dan tekstur kulit dan rambut Anda," katanya.

Penelitian yang lain bahkan mengatakan, keuntungan morning sex tidak hanya itu. Studi yang dilakukan di Queens University di Belfast, misalnya, menemukan, bercinta tiga kali seminggu dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

"Pagi hari menjadi waktu yang sempurna untuk memanjakan diri karena Anda mungkin akan tergesa-gesa sesudahnya, dan seks secara spontan akan memacu adrenalin yang akan memperkuat seluruh pengalaman Anda," tambah Jane Greer, terapis pernikahan Amerika. 

Bagi kaum pria, morning sex memberikan manfaat yang tak kalah hebat. Sebuah studi pada tahun 2009 mendapati, berhubungan intim setiap hari bisa memperbaiki kualitas sperma, dan dengan sendirinya meningkatkan peluang kehamilan. Pria yang mengalami masalah kesuburan, ejakulasi setiap hari selama seminggu bisa mengurangi jumlah kerusakan DNA yang terlihat pada sampel sperma!

13 Tipe Seks yang Wajib Dilakukan Pasangan

Outdoor sex sebenarnya juga lebih pada spontanitas dalam hubungan.

Seks memang merupakan aktivitas paling menyenangkan, namun bila dilakukan dengan "begitu-begitu" saja, lama-kelamaan akan menjadi aktivitas paling membosankan. Ubahlah kebiasaan ini agar seks tidak sekadar menjadi rutinitas. Eksperimen seksual adalah kunci untuk menjaga hubungan jangka panjang yang segar, menyenangkan, dan saling memuaskan. Menyampaikan apa yang menjadi harapan dan kebutuhan Anda akan membuat hubungan Anda dan pasangan semakin dekat. "Saling bereksperimen membutuhkan kesediaan untuk menerima (keinginan pasangan), yang akan meningkatkan keintiman," ujar Mort Fertel, konsultan pernikahan di Baltimore dan pencipta Marriage Fitness Program.
Bila Anda ingin mendobrak rutinitas tersebut, 13 tipe hubungan seksual ini bisa Anda coba.
Holiday Sex Libur sehari, atau libur long weekend, menjadi momen yang pas untuk melaksanakan "kewajiban" Anda. Apalagi jika pada hari-hari sebelumnya Anda rajin menolak ajakan bercinta dari suami dengan alasan kelelahan. Jangan membuat janji apa pun pada hari libur ini, termasuk ke mal bersama suami. Manfaatkan waktu kosong tersebut untuk bersantai di rumah, pesan makanan yang enak, nonton film di kamar, lalu akhiri dengan bercinta.
Make-Up Sex 
Banyak pasangan yang mendadak ingin bercinta usai bertengkar dan berbaikan. Mengapa demikian? Sebab bertengkar melepaskan hormon dopamin, dan meningkatkan adrenalin, sehingga membuat Anda dan pasangan lebih bergairah. Maka, Anda tak perlu resah jika sedang berantem dengan si dia. Hubungan seks yang dilakukan usai perbedaan pendapat ini akan menjadi cara yang menyenangkan untuk baikan. "Ketika Anda dan pasangan saling kesal, Anda harus bisa melupakannya. Seks mengubah momentum sesuai argumentasi tersebut," jelas Fertel.
Vacation Sex 
Liburan bisa menjadi kesempatan baik bagi Anda untuk rileks dan menghidupkan kembali hubungan Anda dengan si dia. "Salah satu keuntungan dari liburan adalah Anda bisa memperbaharui keintiman seksual Anda," kata Fertel. Jika Anda biasanya merencanakan semua detail perjalanan, pastikan Anda juga menjadualkan acara bercinta. Contohnya, tetaplah berdiam di dalam kamar sampai waktunya makan siang, atau kembalilah ke kamar usai makan malam untuk menghabiskan waktu untuk bersantai.
Animalistic Sex 
Rasa ketergesa-gesaan juga dapat dilihat dengan cara yang positif. Si dia menjadi agresif, dan hal ini menyenangkan, karena Anda tidak tahu apa yang akan diperbuatnya. Misalnya, si dia tak lagi mempedulikan apakah Anda telah melepas pakaian atau tidak, atau apakah ruangan di sekitar rapi atau berantakan, gelap atau terang. Yang dia inginkan semua berjalan dengan alami.
Comfort Sex 
Kadang-kadang, Anda juga membutuhkan sesuatu yang simpel, nyaman, dan memuaskan. Seks semacam ini dapat menjadi momen untuk mencurahkan rasa sayang satu sama lain, atau Anda mendukung si dia setelah mengalami hari yang berat di kantornya. Anda bisa menerapkan posisi yang menjadi favorit Anda berdua sehingga bisa saling memuaskan.
Hope-We-Don't-Get-Caught Sex 
Pernah mengalami ketika Anda terjebak dalam acara dimana tamu-tamunya tak ada yang Anda kenal, atau pertemuan keluarga yang membosankan? Anda bisa mengusir kebosanan dengan menyelinap ke kamar hotel, kamar ganti, atau ruang pribadi apa pun. Temui si dia di sana. Kemungkinan untuk dipergoki orang lain membuat suasana menjadi mendebarkan, namun menambah kegairahan pada Anda.
Fulfill-Your-Fantasy Sex 
Setiap orang pasti memiliki fantasi seksual. Sekali-sekali, Anda perlu menyampaikan fantasi seksual Anda pada suami, dan lihat bagaimana reaksinya. Bila ia excited, coba tanyakan apa fantasi seksualnya. Lalu, ajaklah ia untuk mempraktekkannya. "Sebaiknya kita memang mencoba melakukan fantasi kita, sejauh itu masih bisa dilakukan," ujar Fertel.
Quickie Sex 
Karena harus dilakukan dengan cepat, Anda harus mengabaikan acara foreplay-nya. Karena itu, pastikan Anda juga menginginkannya. Jika Anda enggan, namun bersedia melakukan hanya untuk menyenangkan suami, hm.... Anda membuat kesalahan. Begitu Anda setuju, Anda bisa melakukannya kapan saja. Dari sekadar menerima ajakan si dia bercinta sesaat sebelum ke kantor, mencuri waktu difitting room saat Anda sedang mencoba pakaian, atau menyelinap keluar di sela-sela coffee breaksaat seminar. 
Romantic, Sensual Sex 
Menyisihkan waktu (bukan menyisakan waktu) untuk dapat menikmati seks tanpa terburu-buru, bisa menjadi kesempatan "mewah". Lakukan seolah Anda baru pertama melakukannya dengan suami: semua dipersiapkan dengan matang, perlahan-lahan, dengan suasana yang ditata romantis, musik yang lembut, dengan aromaterapi yang menenangkan. Dengan demikian Anda akan menikmati setiap momen kebersamaan yang membuat hubungan intim makin terasa.
All-Over-the-House Sex 
Daerah "jajahan" Anda baru tempat tidur dan ruang tamu saja? Cobalah melakukannya di ruangan-ruangan lain di rumah Anda. Inti dari seks semacam ini sebenarnya lebih pada spontanitas dalam hubungan. "Spontanitas itu indah, menyenangkan, dan mendebarkan," kata Fertel. Seringkali, menurutnya, orang terjebak dalam rutinitas dimana mereka melakukan hubungan intim pada waktu yang sama, tempat yang sama, bahkan posisi yang sama. Hal ini akan menyebabkan aktivitas seks menjadi membosankan.
Outdoor Sex 
Minta anak-anak bermain di tempat lain, atau tunggu hingga mereka terlelap. Setelah itu, tiba giliran Anda untuk "bermain-main" di halaman, di garasi, atau di kamar atas yang menghadap ke balkon. Biarkan pintu terbuka. Tentu, Anda tidak mungkin melakukan intercourse saat di teras rumah, di pinggir pantai, atau di tempat-tempat dimana akan ada banyak orang. Cukup dengan saling membelai bagian-bagian sensitif Anda dan si dia.
Position of the Week Sex 
Mencoba posisi baru memberikan kesempatan bagi Anda untuk mengenali apa yang nyaman dan menyenangkan bagi Anda dan pasangan. Siapa tahu Anda yang belum pernah mencapai orgasme dapat menemukan posisi yang memungkinkan Anda untuk mendapatkannya? Hal ini akan membuat Anda bahagia dan lega karena ternyata ada cara untuk mendapatkan kesenangan tersebut, dan apa yang tidak berhasil untuk Anda. Lakukan sebagai selingan untuk membuat hubungan intim tetap fresh, dan mencegahnya menjadi rutin.
Marathon Sex 
Hujan turun tak begitu deras, namun merata di segala tempat. Biasanya hujan semacam ini akan berlangsung lama. Tak ada kegiatan lain yang enak dilakukan kecuali mendekam seharian di kamar dan meringkuk dalam pelukannya. Bercintalah dengan santai seolah waktu tak akan pernah berlalu. Hitung berapa kali Anda mencapai puncak. Ketika energi seksual Anda telah dicurahkan sepenuhnya, Anda berdua akan merasa begitu lelah namun puas.

Seks bagi Perempuan Hanya Kewajiban?

Kehidupan seksual suami istri sangatlah berpengaruh pada kehidupan rumah tangga mereka. Namun sebuah survei yang dilakukan oleh situs Healthy Women mengungkapkan bahwa sekitar 66 persen perempuan melakukan aktivitas seksual hanya sekali dalam seminggu, atau bahkan kurang dari itu. Yang lebih parah, hal yang mendasari aktivitas seksual ini bukanlah hasrat seksual, melainkan lebih karena dorongan kewajiban sebagai istri. 

Apa sebenarnya yang membuat berkurangnya gairah bercinta ini?
Menurut penelitian situs tersebut, padatnya aktivitas dan berkurangnya waktu menjadi alasannya. "Ini seperti tren yang berkembang pada perempuan, dimana hubungan seks hanya dilakukan semata-mata demi kewajiban, bukan sebagai gairah alami dan untuk kenikmatan. Para perempuan yang disurvei mengatakan rasanya waktu yang hanya 24 jam per hari tidak cukup untuk melakukan banyak hal penting, sehingga seks bukanlah prioritas yang harus dilakukan," ungkap psikiater Naomi Greenblatt, MD.

Hubungan seks sebenarnya bukan sekadar sarana memuaskan hasrat seksual, karena sebenarnya ada beberapa manfaat kesehatan yang dapat diambil dari kehidupan seks yang aktif. Aktivitas seks yang teratur dapat menurunkan tingkat stres, memperkuat otot panggul, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membakar kalori.
"Perempuan yang bercinta minimal empat kali dalam seminggu bisa membuat wajah mereka terlihat 10 tahun lebih muda dibanding usia yang sebenarnya," ungkap Dr Greenblatt.

Dengan semua manfaat kecantikan dan kebugaran tersebut, mengapa para perempuan masih merasa "terpaksa" melakukan hubungan seksual, dan hanya menjadikannya kewajiban untuk "melayani suami"? Bagi mereka, permasalahan utamanya adalah tidak adanya waktu. Seks mungkin ideal untuk dilakukan menciptakan hubungan yang harmonis antara suami dan istri, namun sekarang ini seks bukanlah realita yang penting dibandingkan dengan bekerja dan melakukan aktivitas sosial lainnya. 

Banyak perempuan yang masih beranggapan bahwa bercinta hanya bisa dilakukan di kamar dan dengan suasana yang hening serta romantis, sehingga akan membutuhkan banyak waktu dan hanya bisa dilakukan di waktu luang. Padahal kenyataannya tidak demikian. Mengapa tidak mencoba morning sex, ketika tubuh Anda masih terasa bugar? Anda juga bisa mencuri-curi waktu saat liburan bersama anak-anak untuk quickie sex.
Pendek kata, kalau mau usaha, sebenarnya Anda bisa melakukan hubungan seks lebih sering, dan lebih menyenangkan!
www.kompashealth.com

Pria Indonesia Paling Rajin Bercinta

Pria Indonesia berada di urutan paling atas dalam hal frekuensi mereka melakukan hubungan seksual. Dalam survei bertajuk Ideal Sex in Asia Survey, diketahui pria Indonesia rata-rata bercinta 9,8 kali dalam sebulan.

Berada di urutan kedua adalah pria Filipina yang berhubungan seks 9,4 kali dalam sebulan, diikuti pria India 8,8 kali sebulan. Selanjutnya adalah Thailand 7,7 dalam sebulan. 

Sementara itu untuk kaum wanita, ternyata yang menduduki urutan tertinggi dalam hal frekuensi bercinta adalah wanita dari India yang rata-rata bercinta 8,7 kali dalam sebulan. Di urutan kedua Indonesia dan Malaysia yang sama-sama bercinta sekitar 6,8 kali dalam sebulan. Sedangkan wanita Thailand hanya bercinta 5,7 kali dalam sebulan.

Survei yang dilakukan oleh perusahaan farmasi Pfizer itu melibatkan 1.658 pria dan 1.624 wanita di 10 negara Asia. Usia responden 31-74 tahun dan melakukan penetrasi seksual dalam 12 bulan terakhir.

Menurut Dr.George Lee, konsultan urologi dari Monash University Kuala Lumpur, Malaysia, ereksi yang keras masih memegang peran penting dalam kepuasan seksual orang Asia. "Hampir 90 persen orang Malaysia menganggap ini adalah faktor penting," katanya.

Hanya sepertiga responden yang mengatakan durasi hubungan seksual sebagai faktor utama dalam kepuasan.

Negara-negara yang berpartisipasi dalam survei ini antara lain Cina, Hongkong, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapuran, Korea Selatan, Taiwan, dan Thailand. Hasil survei ini diumumkan pa da tanggal (24/11) di Hongkong.

Lompatan Belalang

Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut. Dengan gem...